Senin, 06 April 2020

BNI Ambon: Uang Nasabah Masih Aman

Image result for Animo Masyarakat Gunakan Layanan Transaksi Digital BNI di Ambon Sangat Tinggi
Google.com

Sempat mengalami permasalahan, Bank Negara Indonesia (BNI) 46 cabang BNI Ambon menegaskan bahwa semua dana nasabah tetap aman. Hal ini dikatakan langsung oleh Direktur Bisnis Korporasi BNI, Putrama Wahju Setyawan.

Ia mengatakan bahwa yang terjadi di BNI Ambon tidak akan menyebabkan dana nasabah hilang. Dan menurutnya, ada sejumlah faktor yang menjadi sebab nasabah tak perlu khawatir dengan BNI.

Dimana layanan perbankan BNI khususnya BNI Ambon akan tetap berjalan normal. Dan kepercayaan sebagian besar nasabah tetap terjaga yaitu dengan adanya jumlah transaksi masuk (menabung) lebih besar dibandingkan jumlah transaksi keluar. Dan terakhir, BNI Ambon akan selalu menjaga ketersediaan uang tunai yang dapat digunakan masyarakat melalui berbagai channel, termasuk mesin ATM selama 24 jam sehari, tujuh hari seminggu.

"Pelanggaran yang terjadi di Ambon adalah kasus yang memiliki dampak minimal terhadap operasional dan ketersediaan dana di BNI," kata dia, yang akrab disapa Iwan itu dalam keterangan tertulisnya, Sabtu, 19 Oktober 2019.  

Adanya permasalahan yang terjadi di BNI Ambon ini, dikatakannya masih diselidiki pihak kepolisian. Dan berdasarkan penyelidikan yang dilakukan oleh pihak kepolisian, adanya kinerja BNI Ambon terlihat.

Dimana animo masyarakat untuk menabung dan menggunakan layanan transaksi digital (digital service transaction) BNI Ambon cukup tinggi. Hal ini terlihat dari kinerja Dana Pihak Ketiga yang dihimpun di seluruh outlet di bawah koordinasi Kantor Cabang Ambon.

Data per September 2019 menunjukkan, DPK yang dihimpun di BNI Ambon dan sekitarnya tumbuh sebesar 20,06 persen secara Year on Year (YoY) dibandingkan DPK yang terkumpul selama tahun 2018. 

“DPK yang tumbuh merupakan salah satu indikator penting dalam mengukur kepercayaan masyarakat terhadap BNI,” ujarnya.

DPK BNI tersebut sebagian besar ditopang pertumbuhan tabungan dan giro yang merupakan sumber dana murah. BNI Ambon mencatat, di BNI Ambon dan sekitarnya terjadi pertumbuhan tabungan dan giro masing-masing sebesar 19,99 persen dan 27,96 persen secara YoY.

Sumber: Viva.co.id

Bersama BNI Ambon, Polda Maluku Berhasil Laksakanan MOU Bersama

Image result for BNI Cabang Ambon Berhasil Melaksanakan MOU Bersama Polda Maluku
Google.com | Tribratanews - Polri

Penandatanganan MOU telah berhasil dilakukan antara Polda Maluku dengan Pimpinan BNI Ambon di Rupattama Polda Maluku, rabu (2/8/2017).

Melansir dari laman tibratanews.polri, pelaksanaan penandatanganan tersebut dilakukan oleh Polda Maluku, Kapolda Maluku Irjen Pol. Drs. Deden Juhara. Yang saat itu juga didampingi Waka Polda Maluku Brigjen Pol. Drs. Daniel Pasaribu dan Drs. M. Rubani, A.,k, M. M. (Ka BNI Makassar).

Sedangkan dari pihak BNI Ambon dilakukan oleh Ibu Dionne.E.E. Lamongan dan disaksikan oleh Para pejabat yang hadir, jelas Kabid Humas Polda Maluku AKBP. A.R. Tatuh.

Dalam sambutannya, Kapolda Maluku menyatakan bahwa pelaksanaan penandatanganan MOU ini merupakan tindak lanjut yang telah dilaksanakan oleh pimpinan Polri dengan Pimpinan BNI Pusat. Sehingga wujud tindak lanjut dari petunjuk pimpinan Polri, jelasnya.

Maka dari itu, untuk peningkatan akuntabilitas dan transparansi serta pengamanan dan pelayanan bidang keuangan dalam pembayaran gaji dan tunjangan kinerja kepada anggota dan PNS Polri. Hal ini akan dilakukan secara langsung ke rekening masing-masing anggota dan PNS yang bersangkutan melalui Bank Pemerintah. Salah satunya adalah BNI Ambon.

Dengan dilaksanakannya MOU ini, Kapolda mengharapkan jika PT. Bank BNI yaitu BNI Ambon dapat terus meningkatkan pelayanannya kepada seluruh personil Polda Maluku dan khususnya Personil Brimob dan Maluku.

Sementara itu Ka BNI Makassar dalam sambutannya antara lain menyatakan bahwa pelaksanaan MOU antara Polda Maluku dengan BNI Ambon dalam rangka kerjasama untuk menunjang pelayanan produk dan jasa perbankan bagi Kepolisian Daerah Maluku. Hal ini juga merupakan tindak lanjut kerjasama yang sudah dilakukan antara Polri dan Bank BNI yang telah ditandatangani di Jakarta, jelasnya.

Untuk itu tambahnya, pelaksanaan pembayaran transaksi perdana oleh Sat Brimobda Maluku dengan digunakan berupa kartu Debit BNI – Polri Promoter, yang mana kartu ini telah didesain khusus PROMOTER sesuai dengan visi misi Polri yaitu “Profesional, Modern, dan Terpercaya”. urainya.

Acara diakhiri dengan pemberian Cendramata dari Kapolda kepada Ka BNI Makassar, dan sebaliknya serta dilanjutkan dengan foto bersama. kegiatan berlangsung lancar dan aman.

Minggu, 08 Desember 2019

Peringati Hari Kesehatan Nasional, BNI Bagikan Ambulans Gratis

Gaet Seniman Nus Salomo, BNI Bagikan Ambulans Desain Khusus
Seniman Nus Salomo menjelaskan kepada anak-anak gambar yang dibubuhkan pada ambulans yang didesain khusus (Foto: dok. BNI)

BNI Berbagi kini kembali dilakukan oleh PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI). Dimana dengan desain khusus buatan seniman Nus Salomo, BNI memberikan bantuan mobil ambulans.

Seperti yang dilansir dari laman news.detik.com, Nus Salomo juga bekerja sama dengan tiga seniman muda dan seorang anak survivor kanker untuk menciptakan seni instalasi Urban Underground Art.

Dimana penyerahan ini dilakukan bersamaan dengan acara gerakan sosial bersama komunitas bernama BNI KEJAR atau Kenali Sejarah, Raihlah Mimpimu. Hingga akhir 2019, BNI telah membagikan 31 ambulans di seluruh Indonesia.

"Selain memperingati hari Kesehatan Nasional, dalam BNI KEJAR kali ini mengajak generasi muda untuk memperingati hari Pahlawan dengan cara membantu mewujudkan berbagai aktivitas edukasi bagi anak-anak," tutur Corporate Secretary BNI Meiliana, dalam keterangan tertulis.

Dalam acara ini juga, anak-anak survivor kanker, anak-anak difabel, serta siswa-siswi sekolah dasar untuk menjaga lingkungan dengan cara mengolah limbah agar lebih kreatif.

BNI juga turut mengembangkan bank sampah dengan mengusung tema 'Program Ayo Menabung dengan Sampah' dan diterapkan di 5 Wilayah dan 1 Kabupaten yaitu Kota Administratif Jakarta Barat, Jakarta Utara, Jakarta Pusat, Jakarta Selatan, Jakarta Timur, dan Kabupaten Kepulauan Seribu.

Dengan program ini, BNI berhasil meraih Padmamitra+ Award 2019. Dan juga telah mengaktifkan Agen46 di sekitar 200 bank sampah di seluruh DKI Jakarta. Hal yang sama juga dilakukan dibeberapa kota lainnya, antara lain sekitar 26 Agen46 yang dibuka di bank-bank sampah yang ada di Yogyakarta.

Dan akhirnya upaya berkelanjutan yang dilakukan BNI untuk mengampanyekan gaya hidup sehat dengan mencintai lingkungan sekaligus mendekatkan pelayanan perbankan dengan masyarakat akan tercapai.

Sumber: news.detik.com

Bersama Polda Maluku, BNI Ambon Lakukan Penandatangan MOU

Image result for BNI Cabang Ambon Berhasil Melaksanakan MOU Bersama Polda Maluku
Google.com | Tribratanews - Polri

Penandatanganan MOU telah berhasil dilakukan antara Polda Maluku dengan Pimpinan BNI Ambon di Rupattama Polda Maluku, rabu (2/8/2017).

Melansir dari laman tibratanews.polri, pelaksanaan penandatanganan tersebut dilakukan oleh Polda Maluku, Kapolda Maluku Irjen Pol. Drs. Deden Juhara. Yang saat itu juga didampingi Waka Polda Maluku Brigjen Pol. Drs. Daniel Pasaribu dan Drs. M. Rubani, A.,k, M. M. (Ka BNI Makassar).

Sedangkan dari pihak BNI Ambon dilakukan oleh Ibu Dionne.E.E. Lamongan dan disaksikan oleh Para pejabat yang hadir, jelas Kabid Humas Polda Maluku AKBP. A.R. Tatuh.

Dalam sambutannya, Kapolda Maluku menyatakan bahwa pelaksanaan penandatanganan MOU ini merupakan tindak lanjut yang telah dilaksanakan oleh pimpinan Polri dengan Pimpinan BNI Pusat. Sehingga wujud tindak lanjut dari petunjuk pimpinan Polri, jelasnya.

Maka dari itu, untuk peningkatan akuntabilitas dan transparansi serta pengamanan dan pelayanan bidang keuangan dalam pembayaran gaji dan tunjangan kinerja kepada anggota dan PNS Polri. Hal ini akan dilakukan secara langsung ke rekening masing-masing anggota dan PNS yang bersangkutan melalui Bank Pemerintah. Salah satunya adalah BNI Ambon.

Dengan dilaksanakannya MOU ini, Kapolda mengharapkan jika PT. Bank BNI yaitu BNI Ambon dapat terus meningkatkan pelayanannya kepada seluruh personil Polda Maluku dan khususnya Personil Brimob dan Maluku.

Sementara itu Ka BNI Makassar dalam sambutannya antara lain menyatakan bahwa pelaksanaan MOU antara Polda Maluku dengan BNI Ambon dalam rangka kerjasama untuk menunjang pelayanan produk dan jasa perbankan bagi Kepolisian Daerah Maluku. Hal ini juga merupakan tindak lanjut kerjasama yang sudah dilakukan antara Polri dan Bank BNI yang telah ditandatangani di Jakarta, jelasnya.

Untuk itu tambahnya, pelaksanaan pembayaran transaksi perdana oleh Sat Brimobda Maluku dengan digunakan berupa kartu Debit BNI – Polri Promoter, yang mana kartu ini telah didesain khusus PROMOTER sesuai dengan visi misi Polri yaitu “Profesional, Modern, dan Terpercaya”. urainya.

Acara diakhiri dengan pemberian Cendramata dari Kapolda kepada Ka BNI Makassar, dan sebaliknya serta dilanjutkan dengan foto bersama. kegiatan berlangsung lancar dan aman.

BNI Ambon Akan Terus Berikan Kenyamanan dan Kepercayaan Kepada Nasabahnya

Image result for bni
Google.com

Sempat mengalami permasalahan, Bank Negara Indonesia (BNI) 46 cabang Ambon menegaskan bahwa semua dana nasabah tetap aman.

Hal ini dikatakan langsung oleh Direktur Bisnis Korporasi BNI, Putrama Wahju Setyawan. Ia mengatakan bahwa yang terjadi di BNI Ambon tidak akan menyebabkan dana nasabah hilang. Dan menurutnya, ada sejumlah faktor yang menjadi sebab nasabah tak perlu khawatir dengan BNI.

Dimana layanan perbankan BNI khususnya BNI Ambon akan tetap berjalan normal. Dan kepercayaan sebagian besar nasabah tetap terjaga yaitu dengan adanya jumlah transaksi masuk (menabung) lebih besar dibandingkan jumlah transaksi keluar. Dan terakhir, BNI Ambon akan selalu menjaga ketersediaan uang tunai yang dapat digunakan masyarakat melalui berbagai channel, termasuk mesin ATM selama 24 jam sehari, tujuh hari seminggu.

"Pelanggaran yang terjadi di Ambon adalah kasus yang memiliki dampak minimal terhadap operasional dan ketersediaan dana di BNI," kata dia, yang akrab disapa Putrama itu dalam keterangan tertulisnya, Sabtu, 19 Oktober 2019.  

Adanya permasalahan yang terjadi di BNI Ambon ini, dikatakannya masih diselidiki pihak kepolisian. Dan berdasarkan penyelidikan yang dilakukan oleh pihak kepolisian, adanya kinerja BNI Ambon terlihat.

Dimana animo masyarakat untuk menabung dan menggunakan layanan transaksi digital (digital service transaction) BNI Ambon cukup tinggi. Hal ini terlihat dari kinerja Dana Pihak Ketiga yang dihimpun di seluruh outlet di bawah koordinasi BNI Kantor Cabang Ambon.

Data per September 2019 menunjukkan, DPK yang dihimpun di BNI Ambon dan sekitarnya tumbuh sebesar 20,06 persen secara Year on Year (YoY) dibandingkan DPK yang terkumpul selama tahun 2018. 

“DPK yang tumbuh merupakan salah satu indikator penting dalam mengukur kepercayaan masyarakat terhadap BNI,” ujarnya.

DPK BNI tersebut sebagian besar ditopang pertumbuhan tabungan dan giro yang merupakan sumber dana murah. BNI Ambon mencatat, di Ambon dan sekitarnya terjadi pertumbuhan tabungan dan giro masing-masing sebesar 19,99 persen dan 27,96 persen secara YoY.

Sumber: Viva.co.id

Kamis, 05 Desember 2019

Tak Sholat Jumat, 6 Warga di Malaysia Ini Dipenjara

Hasil gambar untuk Tak Sholat Jumat, 6 Warga di Malaysia Ini Dipenjara
Google.com

Akibat meninggalkan sholat jumat, sebanyak 6 pria di Terengganu, Malaysia, dijatuhi hukuman penjara 1 bulan. Diketahui keenam pria itu kedapatan menghabiskan waktu untuk piknik di air terjun saat waktu sholat Jumat.

Tak hanya dipenjara, mereka juga didenda sebesar RM 2.400 (Rp8 juta) hingga RM 2.500 (Rp8,4 juta). Di bawah hukum syariah Malaysia, mereka dapat dipenjara maksimal 2 tahun.

Seperti yang dilansir dari laman Akurat, kasus ini akhirnya menimbulkan kekhawatiran baru atas meningkatnya koservativisme di negara tersebut. Mereka saat ini belum ditahan dan akan mengajukan banding atas hukuman tersebut.

Menurut ajaran agama Islam, melaksanakan salat Jumat adalah wajib bagi pria, namun belum pernah ada hukuman pidana bagi mereka yang melewatkannya.

"Meninggalkan salat Jumat adalah masalah personal. Meski hal seperti itu tidak patut di masyarakat muslim, hukuman pidana adalah hal yang berlebihan dan bukan cara yang benar untuk menangani itu," kata Zaid Malek dari kelompok HAM Lawyers for Liberty.

Kasus ini membuat masyarakat menyoroti terkikisnya toleransi di masyarakat Malaysia. Malaysia memiliki dua jalur sistem hukum, pengadilan syariah menangani beberapa kasus untuk warga Muslim.

Sekitar 60 persen dari 32 juta penduduk Malaysia adalah Muslim etnis Melayu dan negara ini juga merupakan rumah bagi komunitas etnis India dan China, yang biasanya tidak menganut Islam.

Sumber: Akurat.co 

Kampanye Go Green, BNI Adakan Gerakan Sosial BNI Kejar

Dwi Sasono & Melanie Subono Kunjungi BNI KEJAR
CNBC

Gerakan BNI Kejar atau Kenali Sejarah kini diadakan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) bersama berbagai komunitas menyelenggarakan gerakan sosial dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Nasional dan Hari Pahlawan Nasional.

Seperti yang dilansir dari laman cnbc, acara yang dimulai 24 November hingga 1 Desember 2019 ini menghadirkan musisi-musisi kenamaan di tanah air, seperti Melanie Subono dan penampilan menarik dari The Sasono. Dwi Sasono yang ditemui pada saat acara mengungkapkan "Acaranya keren dan semangat sekali! Di sini ada banyak gambar-gambar pahlawan, dan yang lebih menyenangkan buat saya, melalui acara seperti ini anak-anak yang mengisi acara bisa belajar tampil di depan umum. Harus sering-sering buat acara seperti ini!"

Selain itu, Dru personel The Sasono yang juga putra dari pasangan Aktor Dwi Sasono dan Musisi Widi Mulia menuturkan "Saya sangat senang bisa melihat mural-mural, grafiti, dan gambar Bung Karno di bambu. Lalu ternyata dibuatnya menggunakan barang recycle."

Instalasi Seni yang dibuat menggunakan sampah ini sejalan dengan kampanye BNI Go Green untuk membudayakan pola hidup cinta lingkungan. Cinta lingkungan tersebut diajarkan dengan membudayakan Pemanfaatan kembali Sampah (Reuse, Reduce, Recycle atau 3R).

Melalui prinsip tersebut, sampah tidak lagi dipandang sebagai limbah yang tidak berguna, melainkan dapat ditinjau ulang dan diolah menjadi barang yang memiliki nilai tambah lebih besar. Dalam hal ini, sampah tersebut diolah menjadi sebuah karya seni yang mengandung nilai edukasi tinggi sekaligus hiburan.

"Instalasi seni dari daur ulang sangat bagus, karena masalah terbesar kita adalah sampah. Dengan kreativitas sebenarnya banyak barang yang kita pikir sudah tidak berguna ternyata masih bisa dikreasikan menjadi lebih berharga. Dan salah satu cara untuk edukasi yang baik adalah dengan lewat seni." Ucap Melanie Soebono.

"BNI memang memiliki kepedulian tinggi terhadap kelestarian lingkungan. Karena itu, kegiatan BNI KEJAR kali ini juga memamerkan instalasi karya seni bertemakan pahlawan nasional seperti Soekarno dan Sudirman yang dibuat menggunakan material bambu serta mengembangkan Bank Sampah sebagai bentuk cinta lingkungan sekaligus literasi keuangan," tutup Corporate Secretary BNI Meiliana.

Sumber: cnbcindonesia.com